Kekerasan/violence (Bahasa Inggris), berasal dari Bahasa Latin, violentus yang berasal dari kata vī atau vīs  yang berarti kekuasaan atau berkuasa. Maksudnya adalah dalam prinsip dasar dalam hukum publik dan privat Romawi yang merupakan sebuah ekspresi baik yang dilakukan secara fisik ataupun secara verbal yang mencerminkan hal tindakan pada tindakan agresi dan penyerangan pada kebebasan atau martabat seseorang yang dapat dilakukan oleh perorangan atau sekelompok orang, umumnya berkaitan dengan kewenangannya yakni bila diterjemahkan secara bebas dapat diartinya bahwa semua kewenangan tanpa mengindahkan keabsahan penggunaan atau tindakan kesewenang-wenangan itu dapat pula dimasukan dalam rumusan kekerasan ini. (Wikipedia)

Kejahatan atau kriminalitas sudah menjadi permasalahan sosial yang membuat semua masyarakat khawatir. Karena kriminalitas meningkat setiap tahunnya di Indonesia. Faktor yang menyebabkan kriminalitas sebenarnya karena nilai yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan ataupun komunitas masyarakat. Maksudnya adalah pergaulan bebas sudah meningkat di seluruh daerah. Contohnya maraknya narkoba bagi kaum remaja maupun dewasa akibat kecanduan, terjadinya isu sara yang akan mengakibatkan mereka saling menghina agama lain karena mereka tidak suka agamanya dihina. Permasalahan ini tidak sesuai dengan norma-norma yang membuat perilaku pemuda atau orang dewasa dapat melakukan tindakan kejahatan atau kriminalitas (mencuri, memeras bahkan membunuh).

Untuk itu, yang menjadi harapan kita semua pada tahun ini, dan yang menjadi resolusi 2019 adalah terkait penanganan kriminilitas ini, yang harus di perhatikan karena ini akan mengakibatkan keresahan bagi masyarakat yang tinggal atau menetap. Kepolisan harus lebih waspada dan meningkatkan penjagaan agar semua masyarakat yang menetap atau tinggal dapat hidup nyaman dan tentram dengan rasa aman di lingkungannya. Pendidikan tentang pergaulan yang melanggar norma-norma atau hukum  harus lebih diperhatikan agar tidak melakukan hal-hal yang tidak seusai atau tercela. Setiap orang harus menjaga diri dari pergaulan yang tidak baik, sehingga orang tersebut dapat hidup teratur. Dengan pergaulan yang tidak baik kadang membuat perilaku orang berubah, dan membuat mereka akan dianggap orang-orang yang suka bertindak kriminal. Maka dengan bergaul, setiap orang harus dapat menentukan mana pergaulan yang baik dan mana pergaulan yang akan membawa keburukan. Pemahaman tentang keagamaan harus lebih diperhatikan oleh setiap orang, dengan tingkat keagamaan yang baik maka orang tersebut dapat mengendalikan dirinya.