Amsal 16:32
“Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.”

Apakah yang terlintas dalam pikiran kita ketika mendengar kata “pahlawan”? Mungkin kebanyakan orang akan berpikir bahwa pahlawan adalah setiap orang yang telah mengorbankan dirinya di Medan perang tanpa rasa takut akan kematian demi  melawan musuh. Namun, tahukah kalian kalau Alkitab berfirman dalam Amsal 6:32 bahwa,  “orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota”.

Musuh terbesar setiap orang yaitu dirinya sendiri. Dia yang telah mengalahkan dirinya sendiri adalah bukti terkuat dari sifat mulia seorang Kristen adalah pengendalian diri. Dia yang dapat berdiri teguh ditengah-tengah badai perlakuan kejam merupakan salah seorang pahlawan Tuhan.  Dia yang telah belajar mengendalikan dirinya akan menang atas kelalaian, penolakan dan gangguan yang dihadapi setiap hari, dan tidak akan lagi membawa kekelaman dalam hidupnya.

Lihatlah ketika kita berdoa meminta sesuatu kepada Tuhan, kita sering kali tidak bersabar dan terus mendesak Tuhan untuk mengabulkan keinginan kita tersebut. Jika Tuhan tidak segera menjawab, kita akan bersungut-sungut kepada Tuhan bahkan sampai meninggalkan Tuhan dan mencari alternatif-alternatif sesat lain yang disediakan dunia. Begitu tidak sabarnya manusia, sehingga hidup pun tidak lagi bisa nyaman, karena kita terus saja dikejar-kejar waktu tanpa mau bersabar.

Firman Tuhan mengajarkan sesuatu yang sangat penting. Dimata Tuhan, kesabaran itu memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan Iman kita, begitu penting hingga dikatakan bahwa orang yang sabar itu akan melebihi seorang pahlawan sekalipun. Orang yang mampu menguasai dirinya akan lebih besar dari orang yang mampu merebut sebuah kota sekalipun. Hidup didunia yang menuntut serba cepat membuat kita sering melupakan firman Tuhan yang menekankan kesabaran dalam segala sesuatu. Sabar menderita, sabar menghadapi fitnahan, sabar menghadapi segala sesuatu termasuk menunggu datangnya pertolongan Tuhan. Itu semua akan membuat Iman kita bisa terus bertumbuh.

Hal yang dibutuhan oleh pemuda dan pemudi adalah Kepahlawanan Kristen. Firman Tuhan berkata bahwa “orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota”. Makna dari menguasai diri adalah menjaga diri dalam kedisiplinan. Mereka perlu untuk mencari sungguh-sungguh agar dapat memprakktekan dalam kehidupan mereka kesempurnaan yang terlihat didalam kehidupan Juru Selamat. Sehingga ketika Yesus datang, mereka akan siap masuk melalui pintu gerbang menuju kota Allah. Kasih dan kehadiran Tuhan yang melimpah didalam hati akan memberikan kuasa pengendalian diri dan akan membentuk dan mengubah pikiran dan karakter. Kasih karunia Kristus didalam kehidupan akan mengarahkan maksud, tujuan dan kemampuan kepada hal-hal yang akan memberikan kuasa moral dan spritual –kuasa yang tidak perlu ditinggalkan oleh para pemuda didalam dunia ini, tetapi yang akan mereka bawa bersama-sama dengan diri mereka sendiri menuju kehidupan mendatang dan dipertahankan sepanjang masa kekekalan.

0 0 vote
Article Rating