Keselamatan hanya ada didalam Yesus Kristus, hanya didalam Dialah kita bisa diselamatkan.

       Allah menciptakan manusia supaya manusia memuliakan Allah melalui penyembahan serta melakukan kehendaknya. Kejatuhan manusia kedalam dosa karena melawan perintah Allah telah memisahkan Allah dengan manusia, “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” ( Roma 3:23). Oleh Karena itu, Allah murka terhadap ciptaannya, “Barang siapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barang siapa yang tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada diatasnya”( Yohanes 3:36).

      Penekanan Doktri keselamatan yaitu kasih karunia Allah (Anugrah) merupakan suatu tindakan Allah di dalam kasih untuk meneyelamatkan manusia yang telah berdosa. “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan ada orang yang memegahkan diri”. ( Efesus 2:8-9). Posisi perbuatan baik dalam keselamatan, “Karena kita buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yusus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup didalmnya” ( Efesus 2:10). Begitu juga dengan kepastian keselamatan yang diberikan Tuhan kepada kita, Dia berjanji memberikan keselamatan kepada kita ketika kita percaya kepadaNya.

      Keselamatan hanya ada didalam Yesus Kristus, hanya didalam Dialah kita bisa diselamatkan.”Dan keselamatan tidak ada didalam siapa pun juga selain didalam Dia, sebab dibawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamtkan” (Kisah Para Rasul 4:12). Hal tersebut terjadi karena perbuatan baik manusia tidak akan mencapai ukuran Allah, perbuatan baik manusia sama hal nya seperti kain kotor. Sehingga salib Kristus memuaskan seluruh sifat Allah. Keselamatan dalam Kristus tidak bisa hilang, bersifat permanen (Keselamatan yang kekal), Allah sendiri berjanji untuk menjaga kita dengan kuasaNya, “Bagi Dia, yang menguatkan kamu, menurut Injil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad” ( Roma 16:25). Allah akan mengerjakan kemauan dan kemampuan dalam diri kita untuk menaati Dia, “Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lebih utama dari pada dirinya sendiri “( Filipi 2:3) karena Allah telah menurunkan Roh Kudus sebagai matrai dan jaminan kita untuk hidup di dunia ini.” Di dalam Dia kamu juga – karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu- didalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimetraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu ( Efesus 1:13).