MENABUR KASIH MENUAI BERKAT

2 Korintus 9: 6-15

 

        Syalom teman-teman terkasih di dalam nama Tuhan Yesus. Bersyukur kepada Yesus Kristus Sang Kepala Gerakan yang senantiasa masih melimpahkan berkat serta kesehatan kepada pribadi kita masing-masing.

        Apa yang kita tabur, maka itu yang akan kita tuai. Jika menabur sedikit akan menuai sedikit, yang menabur banyak akan menuai banyak pula. Ini adalah prinsip kehidupan yang sangat penting. Dalam konteks pelayanan kasih, berbagi apa yang kita miliki kepada sesama membuat kita akan menuai berkat Tuhan. Renungan kita pada bulan ini bertemakan kasih. Hal ini memberikan prinsip penting untuk menaburkan pelayanan kasih dengan sikap yang benar sehingga Tuhan akan menumbuhkan apa yang kita tabur supaya berbuah.

        Tuhan senang dengan orang yang memberi dengan kerelaan hati. Jangan memberi dengan kesedihan dan terpaksa. Lebih baik jangan memberi dulu sebelum kita beres dengan hati kita. Pastikan ketika Anda melepaskan hak kepemilikanmu, kamu melakukannya dengan rela hati dan suka cita. “Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan”.

        Sebagaimana Tuhan menyediakan benih di tangan penabur, demikian juga Tuhan memberikan berkat-Nya dalam hidup kita. Sebagian untuk kita nikmati, sebagian untuk masa depan dan sebagian lagi ‘dititipkan’ Tuhan untuk menjadi benih yang memberkati orang lain. Jangan menabur dengan yang bukan milikmu dan yang tidak engkau miliki.

        Ketika kita menabur seringkali ada godaan yang membuat kita berhenti melakukannya. Kita perlu terus menguatkan tekad hati kita untuk terus menabur dan tekun melakukannya sampai kita melihat yang kita tabur bertumbuh dan menghasilkan buah. Tetapi jangan hanya berpikir bahwa buah yang kita tuai itu selalu membuat kita semakin berkelimpahan secara materi. Ketika kita melihat orang yang kita beri bisa bersyukur dan memuliakan Allah, maka kita menuai suka cita di hati kita.

        Jika Tuhan menaruh dorongan di hati untuk berbagi kepada seseorang, taburlah benih yang ada padamu dengan suka cita. Mungkin tidak langsung terlihat hasilnya, jangan menyerah untuk terus melakukannya karena kita menaati Tuhan.

        Semoga saudara-saudara sekalian selalu berada dalam perlindungan Tuhan dan selamat beraktivitas. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan.pdf (unduh)

 

0 0 vote
Article Rating