UMKM Sebagai Alternatif Wirausaha Muda Melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif

Syalom!

Salam sejahtera bagi kita semua!

Program Diskusi Tematis II dengan tema “UMKM Sebagai Alternatif Wirausaha Muda Melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif” dibawakan oleh Kolaliandri Ginting dan Feri Aritonang Sebagai Pemateri dan Marta Silaban sebagai Moderator. Dilaksanakan pada Rabu, 6 November 2019 di Sekretariat Taktis (Jl. Harmonika no. 45) dimulai pada pukul 16.00 wib

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan suatu usaha perdagangan yang dikelola oleh perorangan atau juga badan usaha yang dalam hal ini termasuk juga sebagai kriteria usaha dalam lingkup kecil atau juga mikro. Peraturan mengenai UMKM sudah dibahas didaalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008.

Kriteria UMKM

Suatu usaha disebut sebagai usaha UMKM apabila memenuhi beberapa kriteria tertentu. Dalam penetapan kriteria ini penting untuk menentukan jenis yang akan dikelola badan usaha agar mendapatkan ijin usaha. Berikut adalah penjelasan mengenai kriteria UMKM;

Usaha Mikro

usaha mikro apabila memiliki kekayaan bersih dibawah Rp. 50.000.000,- per bulan dalam hal ini bangunan dan tempat usaha tidak masuk hitungan.

Usaha Kecil

usaha kecil adalah usaha yang dikelola oleh perorangan dan bukan melalui badan usaha. Kriteria usaha kecil sebagai usaha mikro apabila mempunyai kekayaan bersih dibawah Rp. 300.000.000,- per tahun.

Usaha Menengah

usaha menengah apabila keuntungan bersih badan usaha tidak lebih dari Rp. 500.000.000,- per bulan. Perhitungan tersebut tidak termasuk kekayaan tanah dan bangunan.

Kolaliandri Ginting mengatakan bahwa dalam memulai suatu bisnis dimulai dari apa yang bisa kita lihat dan memanfaatkan nya. Contohnya alat steam cuci motor yang dirakit sendiri dimana ini menjadi produk andalan 2 tahun lalu di Toko online bukalapak. Meskipun usaha yang didirikan Andri perakitannya hanya berada didalam kosnya. Inilah yang menurut nya menjadi kegiatan ekonomi kreatif.

Menurut Feri Aritonang bahwa menentukan segmen pasar dan unik itu sebenarnya sulit tapi itulah kreativitas. Menjadi kabar baik dimana kreativitas dan semangat berkarya dapat dirasakan secara langsung oleh semua golongan masyarakat. Apalagi didukung oleh perkembangan teknologi yang begitu pesat. Tetapi bisa jadi hal yang menakutkan, apabila semua generasi saat ini begitu banyak jumlahnya dihadapkan kepada lapangan pekerjaan? Tentunya akan menambah pengangguran. Untuk itu pilih berwirausaha di usia muda, menciptakan suatu produk yang bisa bermanfaat untuk banyak orang dan membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya.