1 Yohanes 3 : 4
Dosa adalah segala sesuatu yang melanggar perintah Allah. Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.

        Manusia adalah mahluk yang mulia yang diciptakan segambar dengan Allah. Manusia diberikan mandat dan otoritas untuk beranak cucu (bertambah banyak) dan sebagai ciptaan Allah di dunia sebagaimana untuk menguasai, mengolah, dan memberdayakan ciptaan Tuhan yang lainnya. Pada waktu diciptakan, manusia suci dan tanpa dosa. Manusia yang adalah ciptaan yang mulia, karena diciptakan sebagai gambar dan rupa Allah, pada akhirnya adalah manusia yang jatuh kedalam dosa. Iblis bekerja melalui ular untuk mencobai manusia agar tidak mentaati perintah Tuhan. Inilah tragedi terbesar yang terjadi  dalam sejarah manusia, kejatuhan manusia ke dalam dosa. Kejatuhan manusia disebabkan oleh karena ketidakpercayaan dan ketidaktaatan manusia kepada perintah Allah yang diwujudkan dengan makan buah dari pohon pengetahuan baik dan jahat yang dilarang oleh Allah.

        Dosa adalah segala sesuatu yang melanggar perintah Allah. Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah ( 1 Yohanes 3 : 4 ). Permulaan manusia jatuh kedalam dosa dimulai ketika saat Adam dan Hawa memakan buah larangan di Tamana Eden. Hukuman dosa yang diberikan Tuhan kepada Adam dan Hawa yaitu : Kepada Perempuan susah payah saat mengandung, kesakitan melahirkan, berahi kepada suami, suami akan berkuasa atas istri (Kej 3:16 ), dan kepada laki-laki susah payah mencari rezeki, kembali ke tanah/kematian (Kej 3 :17-19 bnd Rom.6:23).

        Manusia tidak diciptakan seperti robot, namun manusia mempunyai kehendak bebas ( Freewill). Dengan kata lain Allah memberikan pilihan kepada manusia, untuk tetap mengikut Allah atau jatuh ke dalam dosa, manusia memilih untuk memakan buah yang dilarang oleh Allah sehingga dampak dari dosa merusak semuannya, dosa membuat manusia tidak mengikuti jalan Allah dan manusia mencari jalannya sendiri.

       Allah menetapkan sebuah peraturan,dosa diselesaikan dengan persembahan korban yaitu hewan yang tak bercela dan tertumpah darahnya. Yang layak menghapuskan dosa ialah orang yang kudus sehingga Allah mengutus anakNya untuk menjadi koban yang sempurna, sekali selamanya. Dosa dapat dipulihkan dengan datanglah kepada Allah, mengakui bahwa hal itu dosa terhadap Tuhan ,percaya dengan iman  karena Dia yang telah mengampuni dosa kita. Dengan manusia  mengakui dosa itu jauh dimana orang-orang tahu, memperbaiki semua hubungan(dosa) dengan sesama manusia dan mungkin harus menerima akibat sementara.

       Persiapan yang dilakukan agar dosa tidak dilakukan lagi hentikan/buang semua hal yang mungkin mengodai Anda (kalau internet – memilih filter yang menjaga itu atau jangan pakai internet). Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkullah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka ( Matius 5: 29). Berpikir tentang apa saja yang biasanya terjadi ketika ada perasaan itu (picu yang merangsang perasaan itu)? Jauh dari hal-hal itu atau rencana untuk tangkap pikiran itu. Jadi akhirnya,saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manisa,semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuannya itu( Filipi 4:8).